22 Juli 2024

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA

KABUPATEN KEDIRI

Hasil PCR Positif Lima Jamaah Haji Harus Terpisah dari Rombongan

2 min read

Kab.Kediri ( Inmas ) Lima orang Jamaah Haji asal Kabupaten Kediri yang tergabung dalam kloter 11,setelah tiba di asrama haji Surabaya harus terpisah dari rombongannya,karena kelimanya ada yang menderita sakit dan ada pula terpapar Covid 19.

Demikian yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.melalui via WhatsApp langsung dari asrama haji Surabaya,pada hari Sabtu (23/7) sekitar pk.02.00wib ( dini hari ).

Menurut orang nomor satu di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri ini, kelima Jama’ah haji tersebut harus tertahan di asrama haji Surabaya untuk sementara waktu,di sebabkan kelimanya memiliki permasalahan Kesehatan yang harus di tangani secara serius.

Seperti Dua Jamaah haji Jumadi dan Suyani. Mereka harus mendapatkan perawatan medis di Klinik Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) karena satunya menderita amnesia ringan dan satunya lagi sakit diabetes. Sedangkan tiga Jamaah haji lainnya seperti Ismail, Munafiah dan Rosiatun, ketiganya  terkonfirmasi positif covid 19, saat melakukan test PCR di asrama haji Surabaya.

Namun demikian kata Kepala Kantor, Kelima Jamaah Haji tersebut setelah mendapatkan penangganan dari Tim Medis,mereka langsung di pulangkan ke rumahnya masing-masing. Untuk yang sakit diabetes dan amnesia langsung diantar dengan Kendaraan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ke rumahnya di Kecamatan Ngadiluwih dan Tarokan. Sedangkan tiga Jamaah Haji yang terkonfirmasi positif covid 19,di antar oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana  Provinsi ke tempatnya masing-masing di Kecamatan Tarokan, Kunjang dan Grogol,terangnya.

Terkait dengan Jamaah Haji terkonfirmasi positif covid 19 yang langsung dipulangkan ke rumah masing-masing, pria berkaca mata ini menjelaskan, karena ketiganya termasuk dalam ketegori Orang Tanpa Gejala( OTG ) sehingga oleh pihak BPBD Provinsi Jawa Timur di rekomendasikan untuk melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) di rumah. Mereka akan menjalani isoman selama lima hari di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.Setelah lima hari ketiganya akan menjalankan test PCR ulang untuk mengetahui apakah masih positif atau tidak,tambahnya.

Kepala Kantor juga mengingatkan seluruh Jamaah Haji yang baru pulang dari tanah suci,untuk melakukan Karantina Mandiri di rumah masing-masing selama 21 hari, dan akan selalu di monitor oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri. (hms/Paulo)

 

HUMAS KANKEMENAG KAB.KEDIRI | Newsphere by AF themes.