27 Februari 2024

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA

KABUPATEN KEDIRI

MTsN 2 Kediri Menerapkan Lima Hari Kerja untuk Pembelajaran

2 min read

Kab. Kediri ( MTsN 2 ) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kediri resmi menerapkan sistem lima hari kerja dalam proses pembelajaran untuk siswa-siswi mulai tahun pelajaran baru. Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan lebih banyak waktu bagi siswa untuk beristirahat dan mengembangkan minat serta bakat di luar lingkungan madrasah.

Dalam pengumuman resmi yang disampaikan oleh Kepala MTsN 2 Kediri, Jamiluddin, ia menyatakan bahwa keputusan untuk mengadopsi lima hari kerja merupakan hasil dari kajian mendalam yang dilakukan oleh pihak madrasah, melibatkan semua stakeholder, termasuk guru, siswa, dan orang tua. Berdasarkan hasil survei dan evaluasi, mayoritas pihak terkait menyambut baik perubahan ini.

“Kami mengakui bahwa pentingnya keseimbangan antara beban akademik dan waktu istirahat bagi siswa kami,” kata Kepala madrasah yang juga menjadi ketua KKM MTs kabupaten Kediri dalam pernyataannya. “Dengan menerapkan lima hari kerja, kami berharap peserta didik akan memiliki lebih banyak waktu untuk bermain, beristirahat, dan mengejar kegiatan ekstrakurikuler, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mental dan fisik mereka.”

Dalam sistem lima hari kerja yang diterapkan oleh MTsN 2 Kediri, proses pembelajaran akan dilakukan selama lima hari dalam seminggu, dari hari Senin hingga Jumat. Hari Sabtu akan dijadikan sebagai hari libur tambahan bagi siswa dan guru. Kepala madrasah menekankan bahwa meskipun hari Sabtu tidak ada kegiatan formal di sekolah, peserta didik diharapkan dapat memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang positif di luar madrasah.

Penerapan lima hari kerja ini juga akan berdampak positif bagi para guru dan karyawan sekolah. Dengan waktu istirahat yang lebih panjang pada akhir pekan, diharapkan mereka dapat lebih segar dan bugar saat memulai minggu berikutnya, sehingga kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan.

Sementara para orang tua merespon positif keputusan ini, beberapa dari mereka juga berharap agar perubahan ini diiringi dengan penguatan program ekstrakurikuler di madrasah, sehingga anak-anak mereka dapat mengembangkan bakat dan minat di berbagai bidang.

Kepala MTsN 2 Kediri menegaskan bahwa pihak madrasah akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengalaman belajar peserta didik. Ia juga mengajak semua pihak terkait untuk bersama-sama mendukung implementasi lima hari kerja ini agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga madrasah.( Jamil/Ali)

ç

HUMAS KANKEMENAG KAB.KEDIRI | Newsphere by AF themes.