22 Februari 2024

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA

KABUPATEN KEDIRI

Bahas Persiapan PORSADIN Dan Ujian Bersama DINIYAH TAKMILIYAH, Seksi PD. Pontren Adakan Rakor Dengan FKDT Kabupaten Kediri

2 min read

Kab.Kediri (Inmas) Dalam rangka mempersiapkan kegiatan PEKAN OLAH RAGA DAN SENI ANTAR DINIYAH (PORSADIN) dan Ujian Bersama MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH Tahun 2024, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri melalui Seksi PD. Pontren menggelar Rapat Koordinasi ( Rakor) dengan Pengurus dan anggota Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah ( FKDT) Kabupaten Kediri, hari Sabtu (27/1).

Kegiatan yang dilangsungkan di aula serba guna Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri ini, dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Achmad Fa’iz dan Kasi PD.Pontren Sugeng Prasetyo.
Lilik Nurlatifah selaku ketua FKDT Kabupaten Kediri dalam pengantarnya mengatakan , kegiatan Rakor hari ini (sabtu, red) membahas dua agenda penting yakni persiapan Ujian Bersama Madin Takmiliyah dan PORSADIN 2024.
Menurutnya, Ujian Bersama akan dilaksanakan dua gelombang. Gelombang pertama untuk Madin yang mengikuti Kalender hijrah atau pobdok Salaf, dilaksanakan pada akhir Rojab, sedangkan gelombang kedua untuk Madin yang mengikuti kalender Sekolah formal,akan dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2024. Untuk kegiatan PORSADIN akan dilaksanakan pada akhir Juni tahun 2024, yang menurut rencana akan diselenggarakan di Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, terangnya.
Kasi PD. Pontren Sugeng Supriyadi dalam sambutannya mengatakan, Madin hendaknya mengikuti program yang telah ditetapkan oleh FKDT. Dan FKDT harus mengarahkan serta membimbing lembaga-lembaga Madin untuk memperbaiki proses pembelajaran, juga tatalaksana kelembagaan, seperti selalu mengaktifkan emis, karena emis adalah roh lembaga. Selanjutnya dalam melaksanakan penilaian pembelajaran , pria yang pernah menjabat sebagai Kasi Bimas Islam ini mengingatkan, agar lembaga Madin harus mengikuti Ujian Bersama yang diadakan oleh FKDT.
Sementara itu, dihadapan sekitar 66 peserta dari berbagai lembaga Madin yang hadir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Achmad Fa’iz menyampaikan, lembaga Madin adalah tempat untuk mempersiapkan peserta didik menjadi kader- kader handal, sehingga harus menjauh dari pengaruh lingkungan yang kurang baik. Bisa dikatakan lembaga Madun adalah tempat candradimukanya anak-anak generasi bangsa, agar membawa bangsa ini menjadi Baldatun Thoyyibatun Warabbun Ghofur. Untuk itu para pemangku lembaga Diniyah Takmiliyah harus selalu bersinergi dengan para tokoh agama dan pemangku kebijakan untuk bersama-sama membawa lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah,, menjadi lembaga yang maju dan unggul, ingatnya.( Paulo/Pras/Hindra)

HUMAS KANKEMENAG KAB.KEDIRI | Newsphere by AF themes.