22 Juli 2024

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA

KABUPATEN KEDIRI

Sebanyak 32 Kepala MI dari KKM MI Kecamatan Pare dan Badas Ikut Bimtek Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Tahun 2022

2 min read

 

Kab. Kediri ( Inmas ) Sebanyak 32 Kepala MI yang tergabung dalam KKM MI Kecamatan Badas dan KKM MI Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, hari Jumat (18/11) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang berlangsung di Pringgondani DVD Pare Resto Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

Kegiatan yang danai oleh Bank Dunia ini di buka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Achmad Fa’iz.

Hadir dalam acara ini Pengawas Madrasah Kecamatan Pare Taufiq, dan Pengawas Madrasah Kecamatan Badas Abu Yazid.

Diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, acara yang di Pandu oleh Binti Khoirun   ini berjalan lancar.

Ketua Panitia Penyelenggara Ridwan, dalam laporannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, dan menyampaikan rasa syukur dan bangga, karena kegiatan Bimtek yang digelar KKM MI Badas dan Pare,  merupakan  kegiatan luar Kantor pertama yang dihadiri Kepala Kantor sejak beliau dilantik tanggal 11 November 2022 lalu.

” Semoga kehadiran Kepala Kantor membawa berkah tersendiri bagi KKM MI di dua  Kecamatan ini”  harapnya.

Adapun tujuan dari kegiatan Bimtek PKB menurut Ridwan, adalah untuk meningkatkan kompetensi guru  untuk mengembangkan ketrampilan intruksional dan pengetahuan materi  bagi guru MI Kecamatan Pare dan Kecamatan Badas, ujarnya.

Sementara itu Kepala Kantor dalam sambutannya mengatakan, Kementerian Agama menaruh perhatian besar terhadap Pendidikan. Hal itu ditandai dengan adanya seksi Pendidikan Madrasah ( Pendma). Yang artinya Kementerian Agama turut memperhatikan dan mengembangkan Pendidikan Madrasah.

Ia juga memberikan apresiasi kepada guru Madrasah yang mau mewakafkan dirinya untuk mengabdi pada dunia pendidikan. Guru memiliki tugas yang mulia karena mencerdaskan anak bangsa.Selain itu mendidik juga bagian dari ibadah. Semakin  baik kita meningkatkan kualitas pendidikan peserta didik,maka semakin baik pula ibadah kita, tuturnya.

Pria ramah ini menambahkan, Kementerian Agama mempunyai beberapa program prioritas,salah satunya adalah Transformasi Digital. Oleh karena itu Beliau meminta agar guru Madrasah bisa mengikuti perkembangan jaman dengan memanfaatkan teknologi digital. Kalau guru bisa menggunakan teknologi digital, maka akan mudah memberikan bimbingan dan pemahaman kepada anak didik agar mereka ( baca siswa ) bisa menggunakan teknologi digital secara positif, ungkapnya.

Selain program Teknologi Digital, Kepala Kantor juga menerangkan program Kementerian Agama lainnya yakni Moderasi Beragama.

Dikatakannya bahwa, Moderasi Beragama merupakan jalan tengah bagi masyarakat beragama yang hidup di negara pluralisme seperti Indonesia. Hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang terdiri dari berbagai macam suku, agama dan ras, terangnya.

Menurutnya, Moderasi Beragama menuntut semua warga negara untuk menerima perbedaan dan menghormati tradisi lokal yang berkembang di masyarakat.

Dengan adanya saling menerima  dan menghormati, maka akan tercipta negara yang aman, damai dan kondusif. Jika negara aman dan kondusif,maka kita bisa mengembangkan dan memajukan Madrasah kita masing- masing, katanya mengakhiri sambutan.(Paulo/SF)

 

 

 

 

HUMAS KANKEMENAG KAB.KEDIRI | Newsphere by AF themes.