23 Februari 2024

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA

KABUPATEN KEDIRI

Kepala Kantor Irup Pada Upacara Hari Santri Tahun 2022

2 min read

 

 

Kab.Kediri (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Zuhri menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Bendera Peringatan Hari Santri Tahun 2022, yang dilaksanakan pada hari Sabtu (22/10) .

Acara berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.

Hadir dalam Upacara ini antara lain, seluruh pejabat eselon 4 dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten, Pengawas Madrasah dan Sekolah dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Perwakilan Kepala KUA, Perwakilan Penyuluh, perwakilan MTsN 8 Kediri, MTsN 9 Kediri, MIN 1 Kediri, serta seluruh ASN dan PPNPN Atap Pamenang Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.

Bertindak sebagai Komandan Upacara Irfan Faisal Anas dari Seksi PD.Pontren, Perwira Upacara Sugeng Supriyono Kasi PD.Pontren, kelompok paduan suara dari Pondok Pesantren  Al Islah Ngasem, petugas pengibar bendera M. Afindis dari Seksi PHU, Arif  Hariyanto dari Penyelenggara Zakat dan wakaf dan Ibnu dari seksi Bimas Islam.

Sedangkan Pembaca UUD 1945 Abdul Wahib dari PHU, dan Pembaca Ikrar Santri Fauzi dari PAIS, serta pembawa acara Luluk Nikmatul, dan ajudan M.Doko dari seksi PD.Pontren.

Selain Upacara Bendera yang dilaksanakan di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, melalui instruksi Kepala Kantor, Upacara Bendera Peringatan Hari Santri Tahun 2022 juga di laksanakan secara serentak di 14 titik lokasi lainnya di Wilayah Kabupaten Kediri,yang di Gelar oleh Madrasah dan KUA di Wilayah kerja masing-masing, baik secara mandiri maupun kelompok.

Menteri Agama dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepalan Kantor mengatakan, Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden RI nomor 22 tahun 2015, telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai hari Santri. Penetapan tanggal 22 Oktober merujuk pada tercetusnya Revolusi Jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan Kemerdekaan Indonesia, yang telah melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 yang kita kenal sebagai hari Pahlawan, ungkapnya.

Terkait dengan tema Hari Santri Tahun 2022 ” Menjaga Martabat Kemanusiaan”  Menteri Agama menerangkan bahwa, Santri dalam kesejarahannya selalu terlihat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia, ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara.

” Saat ini mengasosiasikan Santri hanya dengan bidang ilmu agama saja tidaklah tepat. Santri sekarang telah merambah ke berbagai bidang Profesi, memiliki keahlian bermacam-macam, bahkan menjadi pemimpin negara” kata menteri.

Menteri agama juga mengatakan bahwa, peringatan hari santri bukanlah milik santri semata, melainkan milik seluruh komponen bangsa yang mencintai tanah air. dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Mengakhiri sambutannya, Gus Menteri mengajak seluruh peserta upacara untuk mendoakan para pahlawan, terutama dari kalangan ulama, Kyai dan santri yang telah syaid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama.

Seusai upacara, peserta upacara di suguhkan dengan penampilan marching band dan atraksi silat yang di bawakan oleh para santri dari pondok pesantren Bahrul Ulum Kandangan.

Penampilan dari atraksi Marching Band dan pencak silat dari anak-anak Santri di bawah asuhan Ny.Hj. Muslimatul Bariroh Burhanuddin dan Gus Mochammad Riyadi Auwibi ini sangat memukau peserta Upacara. Sehingga walaupun terik matahari sudah mulai menyengat, namun tidak ada satu orang peserta upacara yang beranjak dari tempat masing-masing. Bahkan Kepala Kantor bersama para Kasi dan Penyelenggara dengan setia dan semangat menyaksikan atraksi yang dipertontonkan oleh anak-anak santri dan santriwati ini hingga selesai.(hms/Paulo)

 

 

 

HUMAS KANKEMENAG KAB.KEDIRI | Newsphere by AF themes.