30 Mei 2024

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA

KABUPATEN KEDIRI

Tangis Tawa Iringi Purna Tugas Yuliono Penyuluh Agama Hindu

2 min read

 

 

Kab.Kediri(Inmas) Hari Sabtu (20/8) barangkali merupakan hari yang sangat istimewa sekaligus sangat berkesan bagi Yuliono,Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.

Karena hari itu(sabtu red) keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, khususnya yang berKantor di Atap Pamenang, yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Zuhri, mengadakan kunjungan silaturahim sekaligus menggelar acara perpisahan bagi dirinya yang telah memasuki Purna Tugas.

Ya, Yuliono pria yang juga menjabat sebagai PLT.Penyelenggara Agama Hindu pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri , secara resmi terhitung mulai tanggal 1 Agustus 2022, memasuki masa pensiunan setelah 22 tahun dirinya mengabdikan diri sebagai Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.

Acara perpisahan dilangsungkan di Taman Wisata Vialor Desa Tembalang Kecamatan Wlingi  Kabupaten Blitar.

Acara yang sederhana namun sarat makna ini, diselingi dengan isak tangis dan canda tawa.

Tangis dan canda tawa itu muncul,tak kala Mbh Yul,demikian Ia biasa di panggil di beri kesempatan oleh Pembawa acara, untuk menyampaikan pesan kesannya selama mengabdikan diri selaku ASN di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Tanpa sengaja Ia meneteskan air mata saat mengenang suasana kekeluargaan dan kebersamaan yang terjalin selama ini.

ia menceritakan,walaupun dia merupakan non muslim, tetapi tidak pernah merasakan dirinya sebagai warga minoritas yang mendapatkan perlakuan tidak adil. Yang ada adalah semua warga Kemenag Kabupaten Kediri merupakan saudara, apa lagi Kepala Kantor. Beliau tidak pernah membeda-bedakan bawahannya.Semua di anggap sama dan sekeluarga.Itulah yang membuat saya walaupun tiap hari harus menempuh perjalanan  80km  Wlingi  Kediri PP, tetapi Ia mampu menuntaskan tugasnya sampai purna, ujarnya.

Oleh Karena itu Ia menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Kantor dan seluruh warga Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri atas suasana persaudaraan dan kekeluargaan yang di bangun selama ini.

Saat menceritakan pengalaman dan suasana persaudaraan yang terjalin di Kantor Kementerian Agama itulah, tanpa di sadari pria berputra satu ini menetaskan air mata. Melihat dirinya menangis,beberapa rekan-rekannyapun  ikut menetaskan air mata.

Yuliono menyadari,sebagai manusia biasa dirinya sering melakukan kesalahan dan kekhilafan,untuk itu dia secara pribadi maupun atas nama keluarga, Ia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

“Dan apabila bapak Ibu dan saudara-saudara yang pernah bersalah pada saya,secara ikhlas saya telah memaafkan semua”, ujarnya.

Sementara itu Kepala Kantor saat menyampaikan sambutan, Beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian Pak Yuliono selama ini.Dan atas nama  warga Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, bila ada salah baik dalam tutur kata maupun perbuatan,yang menyakiti Pak Yuliono, saya mohon maaf,ujarnya.

Pria Egaliter ini juga memuji kinerja dan semangat pengabdian Pak Yuliono  selama berdinas di Kabupaten Kediri. Walaupun tiap hari harus menempuh perjalanan 80km lebih,namun tidak pernah mengeluh ataupun mengabaikan tugas. Keteladan pak Yuliono inilah yang harus di tiru oleh kita semua,harapnya.(hms/Paulo)

 

 

HUMAS KANKEMENAG KAB.KEDIRI | Newsphere by AF themes.