Cegah Masuknya Aliran Menyimpang,Kepala KUA Kecamatan Semen Beri Pembinaan Pada Takmir Masjid Desa Joho Kecamatan Semen

 

Kab. Kediri ( Inmas ) Untuk mencegah masuknya aliran menyimpang di Wilayah Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, Selasa ( 2/8) Kepala KUA Kecamatan Semen Kabupaten Kediri M.Rizal Zakaria bersama Penyuluh Agama Fungsional ( PAIF ) Abdul Aziz memberikan  Pembinaan kepada Takmir Masjid dan Musholla se- Desa Joho Kecamatan Semen.

Acara yang digagas oleh Kepala Desa Joho beserta Perangkat Desa tersebut berlangsung di Masjid Hidayatullah Dusun Nongko Pahit Desa Joho Kecamatan Semen. Acara ini  sudah rutin dilakukan setiap malam Rabu Legi secara bergiliran dari masjid ke masjid dan musholla ke musholla yang telah berjalan 2 tahun.

Secara keseluruhan peserta yang hadir merupakan perwakilan takmir masjid dan musholla dari 9 masjid dan Musholla  yang ada di Desa Joho. Masing- masing di wakili dua orang.

Acara seremonial diawali dengan Tahlil, pengantar dari Penyuluh Agama Islam yamg dilanjutkan dengan Pembinaan dari Kepala KUA Semen dan dipungkasi dengan Doa.

Abdul Aziz selaku PAIF  Kecamatan Semen dalam pengantarnya, berpesan kepada para peserta agar setiap ada kegiatan pengumpulan Jamaah, kiranya dapat mengundang PAIF dan PAH di Wilayah Kecamatan Semen agar para Penyuluh terlibat langsung turun kepada masyarakat, sehingga keberadaan PAIF dan PAH khususnya, dan Keberadaan Kementerian Agama pada umumnya dapat dirasakan ditengah-tengah masyarakat.

IA menambahkan, Penyuluh Agama memiliki tugas dan fungsi pokok untuk memberikan Penyuluhan sesuai dengan bidangnya, oleh sebab itu jangan sungkan melibatkan Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan pembinaan maupun lainnya, ujarnya.

Sementara itu, M.Rizal Zakaria Kepala KUA Semen dalam pembinaannya menyampaikan tentang 3 peran Masjid dan Musholla. Bahwa Masjid dan Musholla harus menjadi Islamic Center atau pusat keislaman yang tidak hanya mengurusi ubudiyyah (Ibadah), tetapi juga tarbiyyah (Pendidikan) dan ijtimaiyyah (Sosial). Oleh sebab itu, masjid harus nyaman, bersih dan aman bagi siapa saja serta adaptif terhadap anak-anak kecil. Beliau berpesan, jadikan masjid dan musholla sebagai rumah kedua bagimu,ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Gus Riza Zakaria ini, juga mengingatkan kepada para peserta agar selalu waspada terhadap bahaya aliran-aliran sempalan atau aliran yang menyimpang dari aqidah ahlissunaah wal jama’ah yang sekarang sedang marak di Indonesia. Apalagi secara geografis Desa Joho terletak di wilayah puncak pegunungan Wilis yang warganya masih banyak yang awam terhadap Agama,katanya

Ia berharap,  ke depan kegiatan semacam ini akan dikoordinasikan dan semaksimal mungkin digalakkan di Desa-Desa lain di Wilayah Kecamatan Semen, sebagai upaya pencegahan terhadap masuknya aliran menyimpang, juga sebagai langkah pembinaan rutin kepada para Takmir Masjid dan Musholla.( hms/ Paulo)