22 Februari 2024

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA

KABUPATEN KEDIRI

Lakukan Peletakan Batu Pertama, Kakanwil: MTsN 9 Akan Segera Miliki Gedung Permanen

3 min read

Kab.Kediri (Inmas) Kerinduan segenap Civitas MTsN 9 untuk memiliki gedung Madrasah tersendiri akhirnya terwujud. Hal itu ditandai dengan dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan Gedung MTsN 9 Kediri  oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Husnul Maram ,pada hari Kamis (28/7).

Berbagai tamu penting hadir dan menyaksikan peristiwa penting yang akan mewarnai perjalanan sejarah MTsN 9  ini. Diantaranya adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Zuhri, Kabid Pendma Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Kasubbag TU Musyadad, Kasi Pendma Abd. Rosyaad, Muspika Kecamatan Wates serta beberapa tamu undangan lainnya.

 

 

Kakanwil dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh civitas MTsN 9, karena sebentar lagi akan memiliki gedung permanen.

Pembagunan Gedung MTsN 9 Kediri merupakan proyek terbesar di Jawa Timur yang di biayai dari Dana Surat Berharga Syariah Mandiri( SBSN), karena menelan biaya Rp. 10.5 M,ujarnya.

Oleh karena itu pria murah senyum ini mengingatkan kepada pihak  kontraktor,perencana konsultan maupun semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Gedung MTsN 9 Kediri,untuk mentaati regulasi yang ada.Jangan bermain-main dengan uang umat,karena akan berhadapan dengan hukum dunia akhirat,tegasnya.

Kepada guru dan tenaga kependidikan MTsN 9,orang nomor satu dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur ini, meminta untuk tetap mempertahankan nilai- nilai Akhlakul Karimah yang menjadi salah satu ciri khas Madrasah.

Saat ini institusi negara seperti TNI dan POLRI, memberikan prioritas kepada siswa-siswi  lulusan Madrasah Aliyah ( MA) untuk menjadi anggota TNI dan POLRI, karena lulusan MA  selain memiliki kecakapan dan kecerdasan yang tidak kalah dengan lulusan dari lembaga Pendidikan umum lainnya, juga karena lulusan MA memiliki akhlak yang baik dan terpuji, jelasnya.

Pria yang baru saja menunaikan ibadah haji ini juga berharap,dengan adanya gedung permanen,MTsN 9 di harapkan menjadi model moderasi beragama yang akan melahirkan generasi muda islam yang cinta damai dan penuh toleransi mengikuti teladan Nabi. Karena Nabi SAW  berfirman, wahai umatku, kalau  mengakui dirinya umatku, maka kalian harus menghormati dan mencintai sesama. Jangan menghina dan mengolok-olok kepercayaan orang lain,tambahnya.

Sebelumnya Kepala MTsN 9 Kediri Sunarto dalam laporannya mengatakan, walaupun MTsN 9 Kediri selama ini belum memiliki gedung permanen,namun minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di MTsN 9 cukup tinggi. Ini di buktikan saat dirinya di percayakan menahkodai MTsN 9 dua tahun yang lalu, jumlah siswa MTsN 9 sekitar 500 siswa. Untuk tahun Pelajaran 2022/2023 siswa MTsN 9 telah mencapai 980 siswa.Ini menunjukkan minat dan kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan putra- putrinya terus meningkatkan setiap tahun,urainya.

Di bidang prestasi khususnya di bidang olah raga, siswa- siswi MTsN 9 selalu menjadi langganan dalam even- even olah raga seperti porprov maupun even olah raga nasional lainnya,lanjutnya.

Ia berharap semoga pembangunan gedung MTsN 9 yang rencananya di selesaikan dalam waktu 150 hari kalender,dapat selesai tepat waktu,sehingga anak didiknya lebih fokus belajar dan berlatih untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

Sementara itu Kepala Kantor dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kakanwil, yang walaupun  banyak kegiatan dan acara yang menyita waktu, beliau tetapi masih menempatkan diri untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung MTsN 9.Semoga kehadiran bapak Kakanwil yang masih diikuti malaikat karena baru selesai menunaikan ibadah haji, memperlancar pembangunan gedung MTsN 9, sehingga dapat selesai tepat waktu,dan segera di manfaatkan oleh civitas MTsN 9 Kediri,harapnya yang amini seluruh hadirin.

Untuk di ketahui, sebelum menjadi Madrasah Negeri, sejak tahun 2009 MTsN 9 merupakan MTs SA ( Satu Atap ) MIN DOKO. Tetapi mulai tahun 2017 berdasarkan KMA  906, MTs SA berubah status menjadi MTsN 9 Kediri, dengan Kepala Madrasah Mambaul Jazilah. Tahun 2020   MTsN 9 berganti nahkoda dari Mambaul kepada Sunarto yang masih memimpin  hingga saat ini.

Walaupun telah berstatus Negeri, MTsN 9 belum memiliki gedung permanen. Sehingga Kegiatan belajar mengajar maupun Penyelenggaraan administrasi, hingga berita ini di turunkan masih menggunakan enam gedung di lokasi yang berbeda. Salah satunya masih menggunakan gedung MIN 2 Kediri yang dulu bernama MIN DOKO.( hms/ Paulo).

 

HUMAS KANKEMENAG KAB.KEDIRI | Newsphere by AF themes.