Dinyatakan Sembuh dari Sakit, Sukadi Jamaah Haji Kabupaten Kediri Berangkat Naik Haji

Kab .Kediri(Inmas) Sukadi Jamaah Haji Kloter 11 yang tertunda keberangkatannya ke tanah suci akibat sakit Paru yang di deritanya,akhirnya bernapas lega. Setelah menjalani pengobatan selama kurang lebih dua puluh hari,pria paruh baya ini oleh Tim dokter dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri di nyatakan telah sembuh dari sakit paru yang di deritanya .Setelah mendapatkan kabar baik   dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ini,  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri melalui seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) melaporkan perihal Progres Kesehatan Sukadi ke pihak PPHI Jawa Timur.

Tidak menunggu waktu yang lama,, pihak PPHI Jawa Timur langsung memerintahkan agar Sukadi segera di antar ke Asrama Haji Surabaya untuk di berangkatkan ke tanah suci. Berdasarkan instruksi PPHI Jawa Timur ini, maka pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri untuk mengatur jadwal pelaksanaan Test PCR. Maka hari Kamis pk.09.00 Sukadi di bawa RSUD Kabupaten Kediri untuk menjalankan test PCR
Selain Sukadi,  ada juga dua Jamaah Haji Kabupaten Kediri lainnya yang ikut melakukan test PCR. Mereka masing- masing Moh.Sangit dan Sri Harwiyati dari Kecamatan Ringinrejo.
Pasangan suami istri ini  berasal dari kelompok cadangan.

Mereka berdua mendapatkan panggilan dari PPHI Jawa Timur untuk berangkat ke tanah suci. Bersama Sukadi mereka telah mengikuti Test PCR dan di nyatakan negatif. Sehingga pada hari Jumat sekitar pk.16.00 wib Jamaah Haji ini langsung di antar oleh petugas dari seksi PHU menuju asrama haji Surabaya.
Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Zuhri, tiga orang Jamaah Haji Kabupaten Kediri akan bergabung dengan Jamaah Haji dari Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Mojokerto, kota Blitar, Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Banyuwangi yang tergabung dalam kloter 38. Insya Allah mereka akan diterbangkan ke tanah suci besok( baca Sabtu) tanggal 2 Juli 2022 sekitar pk.19.00 wib melalui Bandara embarkasi Juanda Surabaya,jelasnya. Kita berdoa semoga saat menjalani test Kesehatan dari petugas Kantor Kesehatan  Pelabuhan(KKP) mendapatkan hasil yang menggembirakan, sehingga mereka bisa diberangkatkan ke tanah suci untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima,harapnya.

Ia menambahkan, Kloter 38 merupakan kloter terakhir dari Jawa Timur, oleh karena itu  beliau bapak Sukadi dan dua temannya merupakan rombongan terakhir dari Kabupaten Kediri yang akan berangkat ke tanah suci,urainya.(hms/Paulo)