Kepala Kantor Hadiri Pelepasan Siswa Kelas 6 MI KUNUZUN NAJA

Kab.Kediri( Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Zuhri, Rabu(29/6) menghadiri acara pelepasan siswa kelas 6 MI Kunuzun Naja Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri,sekaligus di daulat memberikan sambutan pembinaan kepada 84 siswa lulusan tahun Pelajaran 2022/2023 beserta orang tua.

Kepala Kantor dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada orang tua siswa yang telah memilih lembaga Madrasah sebagai tempat menuntut ilmu bagi putra – putrinya. Dan itu merupakan pilihan yang tepat dan bijak, ujarnya.

Menurut orang nomor satu di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri ini, di Madrasah siswa akan di bekali dengan ilmu pengetahuan dan ilmu agama, yang insyaAllah akan sangat bermanfaat bagi anak-anak sebagai bekal masa depan. Bagi orang tua yang karena sibuk bekerja atau tidak bisa membaca Al-Qur’an sehingga tidak bisa mengajari anak -anaknya jangan kwatir, karena di Madrasah putra-putri bapak ibu akan di ajari danĀ  di latih membaca Al-Qur’an oleh guru-guru yang terampil di bidangnya. Dan di jamin setelah lulus dari Madrasah mereka(baca anak-anak) sudah mahir membaca Al-Qur’an,tandasnya .

Lebih lanjut Kepala Kantor mengatakan, bagi orang tua yang tidak bisa membaca Al-Qur’an namun mau mengantarkan anak-anaknya belajar Al-Qur’an,maka setelah anak-anaknya mahir membaca Al-Qur’an, kelak anak-anak akan membawa orangtuanya masuk dalam surganya Allah.

Terkait dengan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi, pria berkacamata ini memastikan Madrasah memiliki Sumber Daya Manusia(SDM) yang mahir dan profesional yang telah terbukti mampu mengantarkan siswa-siswinya menoreh berbagai prestasi bergengsi baik di tingkat regional nasional maupun internasional.

Sebelum mengakhiri sambutannya, kepala Kantor mengingatkan para orang tua siswa agar terus mendorong putra-putrinya meraih Pendidikan yang lebih tinggi. Orang tua yang mempunyai pendapatan terbatas dan merasa tidak sanggup membiayai pendidikan anak-anaknya sampai jenjang perguruan tinggi jangan kwatir, karena pemerintah menyediakan banyak fasilitas biaya pendidikan yang bisa di manfaatkan anak-anak, asalkan sungguh -sungguh belajar, tandasnya.(hms)Paulo)