Hasil Test Kedua PCR Negatif,Dua Jamaah Haji akhirnya Berangkat ke Tanah Suci

Kab.Kediri(Inmas) Daroni dan Sri Rezeki, dua Jamaah Haji asal Kabupaten Kediri yang tergabung dalam Kelompok Terbang(Kloter) 11, yang tertunda keberangkatannya ke tanah suci tanggal 11 Juni tahun 2022, akibat  terkonfirmasi positif covid 19, saat melakukan test PCR di Kantor PMI Kabupaten Kediri Jl.Dr Wahidin Sudirohusodo nomor 1 Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, tanggal 9 Juni 2022 yang lalu, akhirnya bisa berangkat juga ke tanah suci. Mereka bergabung dengan Jamaah Haji Kloter 16 dari Kabupaten Gresik, yang akan berangkat hari ini(Selasa red.) dari Asrama Haji Surabaya sekitar pk.16.00wib.

Demikian keterangan yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Zuhri, di ruang kerjanya pada hari Selasa(14/6).

Menurut orang nomor satu dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri ini,kedua Jamaah setelah melakukan test ulang PCR hari Senin tanggal 13 Juni 2022 di Kantor PMI Kabupaten Kediri, mereka dinyatakan negatif covid 19. Sehingga kabar baik ini segera dilaporkan pihaknya kepada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya. Setelah mendapatkan laporan, rupanya pihak PPIH langsung bergerak cepat.Sehingga sekitar pk.21.00wib kita mendapatkan perintah untuk segera mengantarkan kedua Jamaah Haji malam itu juga (baca malam Selasa) ke Asrama Haji Surabaya. Instruksi dar PPIH langsung di tindak lanjuti dengan mengabari Jamaah Haji untuk mempersiapkan diri.Akhirnya sekitar pk.20.30wib, dua personil PHU  masing-masing Sulthonuddin dan Burhanuddin mengantarkan kedua Tamu Allah  ke Asrama Haji Surabaya, terangnya.

Mereka akan bergabung dengan Jamaah Haji Kloter 16 dari Kabupaten Gresik, dan insyaAllah akan keluar dari asrama haji sekitar pk.16.30 dan  berangkat ke tanah suci sekitar pk.21.00wib,lanjutnya.

Senada dengan Kepala Kantor, secara terpisah Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh ( PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Abd.Kholiq Nawawi, menyampaikan rasa syukur yang mendalam setelah mendapatkan laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri bahwa hasil test kedua PCR dua Jamaah haji Kabupaten Kediri di nyatakan negatif .Untuk itu pihaknya langsung bergerak cepat dengan melaporkan hasil Test kedua PCR kepada Kepala Kantor dan pihak PPIH Provinsi,serta menghubungi kedua Jamaah Haji agar HP dalam kondisi on selama 24 jam, jika sewaktu-waktu diminta untuk berangkat ke asrama haji Surabaya.

Ia juga memberikan apresiasi atas kinerja pihak PPIH yang sangat bergerak cepat dalam merespon informasi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, sehingga dalam hitungan jam ,kita langsung di perintahkan untuk mengantarkan jamaah haji yang tertunda, urainya.

” Jika masih di tunda beberapa hari lagi,otomatis akan melakukan test PCR lagi,karena masa berlaku hasil PCR hanya 72 jam atau 3 hari” lanjutnya.(hms/Paulo)