Cuaca Kembali Jadi Penyebab Hilal Tidak Terlihat

Kab.Kediri(Inmas) Untuk menentukan 1 syawal 1443H/2022M, Badan Hisab Rukyat (BHR) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Minggu(1/5) melakukan kegiatan Rukyatul Hilal  di Markas Rukyatul Hilal MAN 3 Kediri. Perwakilan ormas Islam seperti NU,MUHAMMADYAH dan LDDI, ikut hadir.Selain dari pihak ormas Islam,hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Zuhri, Kasi Bimas Islam Agus Salim,Kasi Pais Syaiful Bahri serta Penyelenggara Zakat dan Wakaf Tontowi Yahya.

Sebelum dilakukan Rukyatul hilal, cuaca di sekitar lokasi sangat cerah dan langit terlihat terang-benderang dan penuh bersahabat. Hal ini membuat para pemburu hilal maupun tamu yang hadir sedikit optimis, bahwa mereka akan melihat hilal, bila hilal benar-benar telah berada di atas ufuk.

Namun secercah harapan itu pupus seketika, ketika mendadak langit mendung dan awan gelap menutupi pandangan. Walaupun demikian, tim BHR yang diketahui oleh Rizal dari PP Lirboyo ini, tetap melaksanakan tugasnya, saat waktu tepat menunjukkan pk.17.24 wib. Melalui lensa teropong yang terpasang di dua tempat, para pemburu hilal secara bergantian mengarahkan bidikan melalui lensa teropong ke arah di mana hilal di yakini berada. Mereka berharap adanya keajaiban,awan hitam bisa bergeser dari pandangan, langit cerah dan  hilal bisa menampakkan diri. Akan tetapi setelah 17 menit lebih 17 detik, waktu yang di tetapkan untuk berburu hilal usai,hilal tetap tidak nampak , dan awan gelap pun tetap dengan angkuhnya menutupi langit dari pandangan manusia.

Meskipun mendapat kenyataan bahwa,mereka gagal melibat hilal, namun Kepala Kantor meminta, agar Tim BHR tetap melaporkan hasil Rukyatul hilal kepada pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, untuk di teruskan ke Kementerian Agama Pusat.

Beliau juga meminta masyarakat, untuk menunggu keputusan hasil sidang Isbath yang akan di pimpin Menteri Agama malam ini ( baca malam senin). Dan menerima serta mengikuti keputusan dari Pemerintah.

Apapun hasil keputusan sidang Isbath yang akan di sampaikan oleh Pemerintah, Kepala Kantor meminta agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan kedamaian. Bila ada keputusan dari sebagian ormas Islam  yang berbeda dengan keputusaan Pemerintah dalam menentukan 1 syawal 1443H, kepala Kantor berharap agar masyarakat saling menghormati satu sama lain, dan tetap menjaga persatuan dan persaudaraan,ujarnya.(Paulo)