Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri Lantik Pejabat Jabatan Fungsional

Kab. Kediri (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri  Zuhri, Selasa(11/1) bertempat di aula atas Kantor  Kementerian Agama Kabupaten Kediri, melantik dan mengambil sumpah dua Pejabat  Jabatan Fungsional dilingkungan Kantor  Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Adapun Kedua pejabat yang dilantik tersebut masing-masing Jamiluddin dan Siti Aliyah.

Jamiluddin, sebelumnya  merupakan Guru Madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 3 Kediri.  Selanjunya dipindahkan dan diangkat menjadi Guru Madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 2 Kediri. Sedangkan Siti Aliyah, sebelumnya merupakan Guru Madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MIN 3 Kediri. Selanjutnya dipindahkan dan diangkat menjadi Guru Madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 3 Kediri. Jamiluddin akan mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh Abdullah Rosyad, yang telah diangkat dan dilantik oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri,  sebagai Kasi Pendma pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Sementara posisi Kepala MIN 3 Kediri yang ditinggalkan Siti Aliyah, hingga berita ini diturunkan masih kosong, dan akan ditunjuk seorang pelaksana tugas untuk menjalankan roda organisasi di MIN 3 Kediri.

Turut hadir dan menyaksikan acara pelantikan, seluruh pejabat eselon 4, dan seluruh Kepala Madrasah Negeri dilingkungan Kantor  Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Bertindak sebagai saksi adalah Kasubbag TU Musyadad dan Kasi Pendma Abdullah Rosyad. Sedangkan sebagai Rohaniawan Penyelenggara Syariah Thontowi  Jauhari.

 

Kepala Kantor dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik, serta meminta agar segera menyesuakan diri dan segera  melaksanakan tugas-tugas yang sudah menanti. Ia juga percaya bahwa, di tempat tugas yang baru, kedua pejabat yang dilantik akan melaksanakan tugas dengan lebih baik lagi, dan mampu memberikan yang terbaik kepada Madrasah yang dipimpinnya, karena keduanya merupakan orang-orang lama yang sudah biasa memimpin Madrasah, ujarnya.(hms/Paulo)