Kepala Kantor Lantik 14 Pejabat Fungsional dilingkungan Kankemenag Kab. Kediri

Kab. Kediri (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri Zuhri, Senin (1/2) melantik dan mengambil sumpah 14 pejabat fungsional dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah ini dilaksanakan di halaman depan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Dari 14 pejabat yang dilantik, 13 orang mendapatkan mutasi sedangkan satu orang mendapatkan promosi. Adapun pejabat yang mendapatkan promosi adalah Abd. Hamid Hamdah, penghulu pertama pada KUA Kecamatan Purwoasri, selanjutnya dipindahkan dan diangkat menjadi penghulu pertama dengan tugas tambahan sebagai Kepala KUA Kecamatan Kunjang Kabupten Kediri.
Acara pelantikan ini di hadiri seluruh pejabat esselon 4, Ketua KKM MI,MTs dan MA se-Kabupaten Kediri. Kepala KUA se-Kabupaten Kediri serta Penyuluh Agama Fungsional Kankemenag Kab. Kediri.

Kepala Kantor dalam sambutannya, meminta agar para pejabat yang dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tugas yang baru, serta berkomunikasi dan bekoordinasi dengan berbagai pihak, agar mempermudah dan memperlancar tugas dilapangan, ujarnya. Dalam kesempatan ini, Kepala Kantor juga menyampaikan 9 point Instruksi Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan (3M) bagi ASN Kementerian Agama yang disampaikan oleh Menteri Agama dalam Rakor melalui Video Conference (Vicon) bersama Menko Kemaritiman, Mendagri, Menkes, Kaplori dan Panglima TNI yang diikuti Kepala Kantor bersama Forkopimda Kabupaten Kediri, pada hari minggu tanggal 31 Januari2021 pk. 19.00wib di Ruang Rapat Chandra Kirana Pemda Kabupaten Kediri. Kesembilan point instruksi Menag tersebut antara lain, ASN dan seluruh Pegawai Kemenag harus menjadi teladan dan setiap orang wajib menerapkan protokol Kesehatan. Seluruh jajaran Kemenag wajib turun ke masyarakat (tokoh Agama, tempat ibadah, lembaga Pendidikan keagamaan, Madrasah dan Perguruan tinggi keagamaan) untuk mensosialisasikan penerapan secara protokol kesehatan (3M) guna menurunkan laju penularan Covid 19. Selain itu, Menteri Agama juga secara khusus menginstruksikan kepada seluruh Penyuluh Agama untuk mensosialisasikan penerapan protokol Kesehatan (3M) dengan melibatkan lembaga keagamaan binaan di RT/RW/Desa/ Kelurahan, seperti Majelis Taklim, Sekolah minggu dan sebagainya.

Seluruh jajaran Kemenag dilarang menyelenggarakan atau menghadiri kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan banyak orang. Dan Secara khusus Kepala KUA dan Penghulu wajib memastikan diterapkannya protokol kesehtan (3M) sebelum memberikan pelayanan nikah di lokasi akad nikah,dan dilarang memberikan pelayanan nikah jika pihak keluarga pasangan nikah tidak menerapkan protokol kesehtan (3M). (Paulo)