Team Penilai PKKM Kankemenag Kab. Kediri lakukan Visitasi dan PKKM di MTsN 1 Kediri

Kab. Kediri (Inmas) Team penilai Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri, Selasa (11/8) melakukan visitasi dan PKKM di MTsN 1 Kediri. Team yang beranggotakan 3 orang ini di ketua oleh Enim Hartono yang juga merupakan kasi pendma Kankemenag Kab. Kediri. Sekitar pkl. 08.30 team tiba di lokasi dan di sambut langsung Kepala MTsN 1 Kediri Maksun. Sejenak kemudian team langsung menuju ruang di mana kegiatan penilaian berlangsung.

Enim Hartono selaku ketua team dalam pengarahannya mengatakan, penilaian kinerja Kepala Madrasah merupakan pelaksanaan PMA 58 tahun 2017. Proses penilaian Kepala Madrasah sebagai informasi awal atau input data perihal kegiatan-kegiatan yang sudah di lakukan Kepala Madrasah pada tahun sebelumnya. Kegiatan ini biasa di lakukan pada awal tahun ajaran baru, ujarnya. Menurut Enim, ada lima unsur yang menjadi obyek penilaian antara lain, Hasil kinerja Kepala Madrasah, Supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan, Pengembangan kewirausahaan, Usaha pengembangan Madrasah dan Pelaksanaan tugas manajerial. Ia juga meminta agar dalam situasi COVID-19, semua orang baik team penilai maupun team penyiapan laporan kinerja, harus mematuhi protokol Kesehatan, sehingga terhindar dari penyularan COVID-19.

Setelah memberikan pengarahan, team penilai memberikan kesempatan kepada Kepala Madrasah, untuk memaparkan program kerja dan capaian-capaian selama menjabat, berdasarkan lima unsur penilaian. Lalu team melakukan verifikasi atas data-data yang telah di siapkan oleh team laporan kinerja dari MTsN 1 Kediri.

Untuk di ketahui, ada dua macam skenario penilaian terhadap kinerja Kepala Madrasah yakni, penilaian satu tahunan dan penilaian empat tahunan. Jadi yang mendapatkan penilaian kinerja Kepala Madrasah adalah mereka yang menjabat empat tahun, delapan tahun atau dua belas tahun. Sedangkan yang sudah menjabat lebih dari dua belas tahun, maka tahun berikutnya yang bersangkutan harus mengikuti uji kompetensi yang di laksanakan di tingkat Kanwil Kementerian Agama provinsi Jawa Timur. (Paulo/Syaiful)