Kepala Kantor Buka Kegiatan DDWK bagi Kamad, Guru MI dan Madin di Lingkungan Kankemenag Kab. Kediri

Kab. Kediri (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri Zuhri, Senin (10/8) membuka kegiatan Diklat Di Wilayah Kerja (DDWK) bagi Kepala Madrasah (Kamad) Guru MI dan guru Madrasah Diniyah (Madin) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri. Kegiatan ini di selenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Surabaya bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri. Pelaksanaan DDWK di bagi menjadi tiga jenis kegiatan antara lain, Pelatihan teknis Pelayanan Publik bagi Madrasah, Pelatihan manajemen Pembelajaran Madrasah Diniyah dan  Pelatihan Pembelajaran Tematik MI. Kegiatan yang di rencanakan akan berlangsung selama enam hari ini diikuti sebanyak enam puluh peserta. Dari enam puluh peserta tersebut akan di bagi masing-masing dua puluh peserta untuk satu jenis kegiatan. Untuk kegiatan Pelatihan Teknis Pelayanan Publik bagi Madrasah diikuti oleh kepala MTs dan MA. Kegiatan Pelatihan Manajemen Pembelajaran Madrasah Diniyah diikuti oleh pengurus dan guru Madin, sedangkan Pelatihan Pembelajaran Tematik MI di ikuti kepala MI.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Pendma Enim Hartono, Kasi PD. Pontren Sugeng Prasetyo serta beberapa undangan lainnya.

Kepala Kantor dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Balai Diklat Keagamaan Surabaya, yang untuk kesekian kalinya memberi kepercayaan kepada Kankemenag Kab. Kediri sebagai tuan rumah penyelenggaraan DDWK. Ia berharap, agar peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga mampu memperbarui peningkatan kwalitas sumber daya manusia yang di milikinya. Beliau juga mengingatkan panitia untuk menjaga Kesehatan dan keselamatan para peserta, dengan tetap memperlakukan protokol Kesehatan yang ketat, seperti selalu menggunakn masker, mencuci tangan serta menjaga jarak, karena Kabupaten Kediri masih termasuk zona orange, yang berarti potensi penularan covid 19 di Kabupaten Kediri masih tinggi. Kita tidak menginginkan kegiatan DDWK ini memunculkan klaster baru covid 19 di Kabupaten Kediri, ujarnya. (Paulo/Syaiful)