Halau laju Penyebaran Covid-19, Kankemenag Kab. Kediri Gelar Pertemuan dengan Wakil Pondok Pesantren

Kab. Kediri (Inmas) Penyebaran dan penularan Covid-19 di Kabupaten Kediri yang hingga saat ini terus meningkat, menjadi pekerjaan rumah yang sangat serius bagi Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri dan Gugus tugas Penangganan Covid-19 Kabupaten Kediri. Untuk menghambat laju penyebaran dan penularan covid 19, pihak Kankemenag Kab. Kediri dan Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Kediri terus bergerak memberikan sosialisasi serta melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, terlebih pondok pesantren yang merupakan salah satu tempat yang di anggap rawan dan berpotensi memunculkan klaster-klaster baru dalam penularan Covid 19 di Kabupaten Kediri. Oleh Karena itu, Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri bekerja sama dengan Gugus Tugas Civid 19 Kabupaten Kediri, Jumat (7/8) menggelar pertemuan dengan pengurus dan pengelola pondok pesantren se-Kabupaten Kediri. Pertemuan yang berlangsung di aula serba guna Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri ini, diikuti tiga puluh peserta. Mereka merupakan perwakilan dari dua ratus tujuh puluh tujuh pondok pesantren yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kediri. Hadir sebagai pemandu pertemuan adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kediri Zuhri. Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri yang sekaligus sebagai Ketua Gugus Tugas penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri Bambang sebagai nara sumber. Beberapa pejabat yang turut hadir dalam pertemuan ini antara lain, Kabag Kesra Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri Ari dan Kasi PD Pontren Sugeng Prasetyo.

Kepala Kantor selaku tuan rumah dalam pertemuan itu mengatakan, munculnya klaster-klaster baru covid 19 di daerah lain yang berasal dari Pondok pesantren menjadi perhatian utama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri menginisiasi pertemuan ini. Hal ini di maksudkan agar pondok pesantren di Kabupaten Kediri tidak menjadi penyumbang aktif penularan Covid 19. Untuk itu dirinya berharap, agar pengurus pondok pesantren tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan covid 19 di lingkungannya dengan tetap memperlakukan protokol Kesehatan dengan ketat.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas  penangganan covid 19 Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa, Kabupaten Kediri saat ini masih berstatus orange dalam penyebaran dan penularan covid 19. Untuk itu, Ia meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi penularan yang masih tinggi, dengan tetap memperlakukan protokol kesehatan yang ketat serta berperilaku hidup sehat yang benar. Pihak pondok pesantren juga di minta untuk menyediakan ruangan isolasi mandiri di lingkungannnya, sehingga bila mana mendapatkan santri yang memiliki gejala yang menyerupai gejala covid 19, segera di lakukan isolasi mandiri sebelum yang bersngkutan di lakukan rapid test ataupun swab. Kepada kaum muda dan mereka yang berbadan sehat serta memiliki tingkat imunitas tinggi, Bambang berharap untuk menjadi pahlawan dan penyelemat bagi orang lain. Karena saat ini muncul kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang hampir 80 persen dari penderita positif covid 19 di Kabupaten Kediri. Sebab walaupun yang terinfeksi virus covid 19 tidak bergejala, tetapi dia bisa menjadi perantara penularan bagi keluarga, tetangga maupun teman yang memiliki tingkat imunitas rendah dan mempunyai penyakit penyerta, lanjutnya. (Paulo/Syaiful)